Jumat, 30 Desember 2016

Jangan Anggap Enteng Muslimah, Kalau Mereka Sudah Dakwah, KELAR IDUP LO!

Akhwatsiana - Tak dipungkiri, perubahan pola komunikasi pasti berakibat pada perubahan lanskap dakwah, dakwahnya tidak berubah, tapi wasilah “media” dakwahnya memang berubah.
Yang paling kentara adalah munculnya handphone, yang membuat pesan bisa diberikan dengan mudah, dilanjutkan dengan media sosial, yang buat komunikasi jadi lebih setara.
Interaksi yang tak mungkin menjadi mungkin dengan media sosial, tokoh publik terpapar dengan fansnya via sosial media, begitu juga dengan ide-ide, bisa diakses dengan bebas.
Dulu belum dimungkinkan memberikan edukasi secara massal kecuali via ceramah, koran, radio atau TV. Tapi dengan hadirnya media sosial, semua menjadi mungkin.
Dulu media mainstream seperti koran dan TV yang mendikte opini publik, namun sekarang sebaliknya, publik yang menentukan TV mana, koran mana yang layak dipercaya.
Begitu juga aksi #BelaQuran yang keberhasilannya tak terlepas dari media sosial, perasaan terluka kaum Muslim begitu masif di media sosial, hingga berujung pada satu gerakan.
Media-media pendukung penguasa dan penista Al-Quran terus-menerus berusaha membendung dan mendiskreditkan aksi #BelaQuran, tapi semua tak menemui hasil.
Jutaan massa tumpah ruah, sebab seruan-seruan di sosial media menggerakkan mereka, buzzer-buzzer tanpa ruh tak dapat membungkam gerakan #BelaQuran nan herois.
Siapa yang sangat berpengaruh dalam dunia sosial media saat ini? Jawabnya adalah MUSLIMAH. Berbagai studi dan survei setidaknya sudah mengonfirmasi hal ini, MUSLIMAH EFFECT.
Sebab Muslimah adalah getok tular yang luar biasa, beda dengan lelaki yang menyimpan sendiri apa yang mereka suka, Muslimah berbagi dengan yang lain, jadikan viral.
Mereka tak hanya jadikan ide kebaikan jadi viral, mereka jadi bagian dari ide itu, mengadvokasinya, membelanya, menjadi duta-duta kebaikan itu sendiri, That’s the girls power.
Tidak hanya dominasi jumlah di sosial media, Muslimah juga mendominasi ide apa yang layak diangkat, dan mempengaruhi lelaki yang jumlahnya juga tak sedikit.
Jadi, ini sanjungan pada para Muslimah, sekaligus permohonan, jangan berhenti men-share konten positif tentang Islam, karena di jarimu sekarang opini Islam berada.
Mungkin dulu dakwah ini didominasi lelaki, but this is your time, Dukung terus dakwah di negeri kita ini, dengan terlibat aktif dalam dakwah di sosial media.
Terus tambah tsaqafah Islammu, kita perlu banyak Muslimah jenius yang mendidik generasi yang jadi harapan kebangkitan ummat. #YukNgaji, itu amanah ummat bagimu.
Jangan anggap enteng Muslimah, kalau mereka sudah dakwah, KELAR IDUP LO!
Ustadz Felix Siauw
(fauziya/muslimahzone.com)

baca juga 

INILAH Asal Mula Meniup Terompet Tahun Baru? Masihkah Dilakukan Jika Tahu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar